Sejarah Kalender

Kalender adalah sistem untuk membagi waktu menjadi satuan-satuan yang lebih kecil seperti hari, minggu, bulan, dan tahun. Sejarah kalender mencakup perkembangan berbagai sistem penanggalan yang digunakan oleh peradaban manusia sepanjang sejarah.
 
 

Awal Mula Kalender

Peradaban awal seperti bangsa Mesir, Babilonia, dan Sumeria menggunakan kalender lunar (berdasarkan bulan) untuk mengatur kegiatan pertanian, keagamaan, dan sosial. Kalender lunar memiliki bulan yang dimulai dengan munculnya bulan baru.
 
 

Kalender Mesir Kuno

Bangsa Mesir kuno menggunakan kalender surya (berdasarkan matahari) dengan 365 hari dalam setahun. Mereka membagi tahun menjadi 12 bulan dengan 30 hari ditambah 5 hari ekstra pada akhir tahun.
 
Kalender Romawi dan Julian
Kalender Romawi awalnya berbasis lunar tetapi kemudian diubah menjadi kalender Julian oleh Julius Caesar pada 45 SM. Kalender Julian memiliki tahun dengan rata-rata 365,25 hari dengan tahun kabisat setiap 4 tahun.
 
 

Kalender Gregorian

Pada 1582, Paus Gregorius XIII memperkenalkan kalender Gregorian untuk memperbaiki ketidaksesuaian kalender Julian dengan tahun tropis (waktu bumi mengorbit matahari). Kalender Gregorian adalah kalender yang paling banyak digunakan di dunia saat ini.
 
 

Penggunaan Kalender di Indonesia

Di Indonesia, kalender Gregorian digunakan secara luas dalam kehidupan sehari-hari untuk keperluan sipil. Selain itu, kalender Islam (Hijriyah) juga digunakan untuk menentukan tanggal-tanggal keagamaan Islam.
 
 

Ringkasan

  • Kalender awal berbasis lunar.
  • Kalender Julian diperkenalkan oleh Julius Caesar.
  • Kalender Gregorian digunakan secara luas sekarang.

 

    • #SejarahKalender
    • #Kalender
    • #SejarahWaktu
    • #SistemPenanggalan
    • #KalenderGregorian
    • #KalenderJulian
    • #PeradabanKuno
    • #WaktuDanSejarah
     



Posting Komentar

0 Komentar